Minggu, 20 Desember 2015

Bukit Watu Lumbung Bantul, Wisata Edukasi

Bukit Watu Lumbung Bantul

Kali ini buletinesia akan mengulas perjalanan kami ke Bukit Watu Lumbung Bantul. nah, sahabat semua pasti tidak asing lagi dengan nama Watu Lumbung. Eits tapi tunggu dulu, ini bukan Watu Lumbung Pantai di Gunung Kidul lho. Ini adalah sebuah Bukit yang ada di utara Pantai Parangtritis, tetapi beda dengan Bukit Paralayang itu. Untuk lokasinya berada di daerah Bantul.
Baca Juga:
Nah, untuk menuju ke Bukit Watu Lumbung Bantul, sahabat semua bisa menyusuri jalan Parangtritis lurus menuju ke arah Pantai sampai Jembatan Kretek. Dari Jembatan Kretek kita langsung ambil kiri, lalu jalan pelan-pelan dan ambil ke arah kanan kejalan menuju bukit. Sahabat sekalian perlu berhati-hati saat menaiki bukit, karena jalanannya yang menanjak dan minim penerangan.
Di Bukit Watu Lumbung Bantul ini terdapat kampung edukasi bahkan bisa menyebutnya sebagaiwisata edukasi, penginapan (yang katanya belum terlalu dibuka untuk umum), serta ada semacam kafe di atas bukit. Dan tempat yang kami kunjungi adalah Kedai Wedangan. Kedai ini berada di kanan jalan di atas bukit, ditandai dengan banyaknya pohon bunga matahari di depan Kedai. ðŸ˜€
Kedai ini didirikan oleh sepasang suami istri yang kami lupa namanya. Tempatnya asyik, bersih, dan pelayanannya pun ramah. Disini merupakan spot yang tepat untuk menikmati sunset. Dan jika cuaca cerah, kita pun bisa menikmati pemandangan 4 gunung sekaligus yaitu Merapi, Merbabu, Sindoro, dan Sumbing. Pantai Parangtritis pun akan terlihat jika cuaca mendukung. Untuk masalah harga, menurut kami harganya sesuai dengan apa yang akan kita dapatkan disini. Seperti suasana, udaranya, dan pemandangannya yang super ajib :d: Untuk pemandangan malamnya pun tidak kalah bagus, kita akan menikmati pemandangan seperti di Bukit Bintang.
Selengkapnya>>>
YDXJ2682 com Bukit Watu Lumbung Bantul, Wisata Edukasi
Pemandangan Malam Bukit Watu Lumbung Bantul

Taman Lampion Yogyakarta, Solusi Murah Meriah bagi Hiburan Keluarga

Taman Lampion Yogyakarta menjadi pilihan terbaik bagi Anda dan keluarga dalam memilih tempat rekreasi murah dan menyenangkan. Keluarga Anda adalah permata yang tak boleh Anda sia-siakan. Anda harus mampu memberikan yang terbaik bagi keluarga Anda. Salah satu hal yang sangat penting adalah mengenai hiburan. Memberikan hiburang yang menyenangkan bagi keluarga Anda dapat dilakukan dengan mengajak keluarga Anda mendatangi tempat-tempat yang menarik. Salah satunya adalah tentang perjalanan santai yang menyenangkan dengan keluarga Anda. Namun, Anda mungkin merasa bahwa perjalanan Anda keluar kota akan memakan waktu dan biaya. Maka, Anda tentu membutuhkan tempat terbaik yang dapat membuat Anda merasa lebih nyaman.

Cukang Taneuh “Green Canyon” Indonesia

Buletinesia – Kawasan wisata Cukang Taneuh sering disebut sebagai Green Canyon karena memiliki panorama alam yang tidak kalah indah dengan Grand Canyon yang ada di Arizona, Amerika Serikat. Yang membedakan kedua tempat ini mungkin hanya dominasi warnanya. Jika Grand Canyon didominasi oleh warna coklat, Green Canyon lebih didominasi warna hijau. Nama Green Canyon sendiri diberikan oleh dua orang wisatawan asal Prancis dan Swiss yang datang ke kawasan ini pada tahun 1990.
Green Canyon Indonesia 2 300x200 Cukang Taneuh Green Canyon Indonesia

Paniraman Riversider – Green Canyon/Batu Karas

Buletinesia- Setelah sebelumnya kami membahas tentang Green Canyon Indonesia, kali ini buletinesia akan membahas salah satu penginapan yang berada di dekat objek wisata Green Canyon Indonesia. Penginapan ini Bernama Panireman Riversider. Kelebihan utama dari penginapan berbentuk cottage panggung ini adalah letaknya yang berada di antara Batu Karas dan Green Canyon. Hanya sekitar 10 menit ke masing-masing lokasi wisata.
Wisma dekat Green Canyon Indonesia 300x200 Paniraman Riversider   Green Canyon/Batu Karas

Telaga Sarangan, Eksotisme Alam di Lereng Gunung Lawu

kawasan wisata Telaga Sarangan 300x172 Telaga Sarangan, Eksotisme Alam di Lereng Gunung Lawu
Buletinesia – Halo sobat buletinesia. Setelah kemarin kami membahas tentang Cukang Taneuh, Green Canyon Indonesia dan penginapan Paniraman Riverside, kali ini buletinesia akan membahas tengang Telaga Sarangan. Telaga Sarangan adalah telaga alami yang berada di Lereng Gunung Lawu. Telaga ini memiliki luas sekitar 30 hektar dengan kedalaman rata-rata 28 meter. Dengan lokasi 1000 mdpl, kawasan wisata Telaga Sarangan memiliki suhu yang lumayan sejuk yaitu diantara 18-23 derajat celcius.
kawasan wisata Telaga Sarangan 5 300x99 Telaga Sarangan, Eksotisme Alam di Lereng Gunung Lawu



Masyarakat sekitar menyebut Telaga Sarangan dengan sebutan Telaga Pasir. Asal-usul Telaga Sarangan ini juga tak lepas dari kisah yang terkenal dikalangan masyarakat setempat. Konon di kawasan ini pernah hidup sepasang suami-istri bernama Kiai dan Nyai Pasir. Pada suatu hari mereka berubah menjadi dua ekor naga yang sangat besar setelah memakan telur yang ditemukan Kiai Pasir di dalam hutan. Kedua naga tersebut terus berguling-guling sehingga tanah di sekitar mereka berubah menjadi cekung seperti bekas galian. Secara tiba-tiba, cekungan tersebut mengeluarkan air dan menjadi sebuah telaga yang sangat besar. Dari cerita itulah masyarakat sekitar menyebut telaga ini dengan Telaga Pasir. Nama Telaga Sarangan Sendiri diberikan karena lokasinya yang berada di Desa Sarangan.